Perusahaan di Maluku Utara Diduga Abaikan Dokumen Lingkungan
in Maluku Utara
Hits: 309

Pemantauan hutan di Maluku Utara menemukan perushaan yang mengbaikan pengelolaan lingkungan. pemantau berupaya mencari dokumen pengelolaan lingkungan perusahaan itu, apakah berupa Amdal, UKL-UPL, atau SPPL. Tetapi pemantau tidak menemukan di semua instansi pemerintah terkait.

Selundupkan Kayu Merbau, Perusahaan Kayu di Maluku Utara Manipulasi Dokumen Pelaporan
in Maluku Utara
Hits: 435

Jaringan Pemantau Independen Kehutanan (JPIK) Maluku Utara (Malut) terus pemantauan salah satu perusahaan kayu terbesar di Ternate, PT. Bela Berkat Anugerah (BBA). Perusahaan ini melakukan aktivitas HPH di wilayah Pulau Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan, di Desa Yaba dan dan Desa Jojame. Informasi yang didapatkan pada awal 2019 perusahaan melakukan pemuatan kayu di wilayah Sayoang, Desa Babang- Halmahera Selatan.

Mengulik Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Kayu di Halmahera Selatan
in Maluku Utara
Hits: 154

Gempa bumi yang yang melanda Halmahera Selatan pada Juli 2019 tidak menyulutkan semangat para pemantau independen kehutanan. JPIK Maluku Utara terus memantau aktivitas PT Bela Berkat Anugerah (BBA).

PT BBA diketahui melakukan aktivitas HPH di wilayah Pulau Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan, di Desa Yaba dan dan Desa Jojame. Informasi yang didapatkan pada awal 2019 perusahaan melakukan pemuatan kayu di Desa Sayoang, Desa Babang dan Desa Bori, Halmahera Selatan.

Abaikan Pengelolaan Lingkungan, Perusahaan Kayu di Malut Rugikan Warga
in Maluku Utara
Hits: 97

LSM Makiriwo Environment sebagai focal point JPIK Maluku Utara menemukan sejumlah indikasi pelanggaran lingkungan yang dilakukan salah satu perusahaan, PT Bela Berkat Anugerah (BBA). Perusahaan yang berkantor pusat di Kota Ternate Tengah ini terindikasi melakukan aktivitas produksi dengan menggunakan sungai Sayoang sebagai media mengeluarkan kayu pada musim hujan. Selain itu, perusahaan juga tidak memiliki penataan jalan