Review Modul Pelatihan Pemantauan Kayu

in Umum
Hits: 220

JURnaL Celebes. Tim Pelaksana Program JURnaL Celebes, Selasa 21 Juli 2020 melaksanakan review modul pelatihan pemantauan kayu/hutan. Review modul dari Jaringan Pemantau Independen Kehutanan (JPIK) ini dimaksudkan untuk penyesuaian materi yang melibatkan masyarakat adat/masyarakat lokal sebagai peserta pelatihan dan pemantauan hutan dan peredaran kayu.

JURnaL Celebes akan melaksanakan pelatihan pemantauan hutan dan kayu bagi masyarakat adat. Pelatihan ini akan melibatkan sejumlah peserta dari perwakilan masyarakat adat beberapa kabupaten di Sulawesi Selatan, sebagai upaya peningkatan kapasitas pengetahuan dan pembelajaran masyarakat adat tentang upaya pelestarian hutan.

Hasil review yang melibatkan tim JPIK Sulsel dan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Sulawesi Selatan ini nantinya dijadikan bahan untuk mendukung pelatihan dan pemantauan hutan/kayu bagi masyarakat adat/masyarakat lokal di Sulawesi Selatan. Hal ini terkait dengan JURnaL Celebes melaksanakan program peningkatan kapasitas masyarakat adat/masyarakat lokal untuk pemantauan hutan/kayu melalui instrumen Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SLVK), mulai Juli 2020.

Selain melatih masyarakat adat/masyarakat lokal, program ini juga membangun kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku industri kehutanan dan masyarakat, terutama masyarakat adat/masyarakat lokal dalam upaya perbaikan dan penguatan implementasi SVLK. Tujuan jangka panjang program ini berkontribusi pada pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan, khususnya bagi masyarakat adat/masyarakat lokal.  

Dalam program yang didukung oleh FAO-EU FLEGT Program ini, JURnaL Celebes yang juga adalah organisasi Focal Point JPIK Sulawesi Selatan  akan memberikan pelatihan bagi perwakilan masyarakat adat/masyarakat lokal delapan kabupaten di Sulawesi Selatan tentang pemantauan hutan dan peredaran kayu. Selain mendapatkan materi pembelajaran, dilanjutkan dengan praktik pemantauan hutan/kayu di wilayah masing-masing selama enam bulan.

Program yang berlangsung satu tahun ini, JURnaL Celebes juga akan melaksanakan serangkaian lokakarya kolaborasi antar-pemangku kepentingan. Hasilnya akan direkomendasikan kepada pemerintah sebagai kontribusi untuk pengelolaan kehutanan yang lebih baik, khususnya perbaikan SVLK. (adm)