WTC Patroli Hutan Adat Cerekang

in Luwu Timur
Hits: 176
Wija to Cerekang melaksanakan kegiatan patroli hutan adat Cerekang

JURnaL Celebes. Kelompok pemuda adat Wija to Cerekang (WTC) rutin melaksanakan pemantauan hutan adat. Kegiatan memantau hutan adat Cerekang di Kabupaten Luwu Timur Sulawesi Selatan ini dilaksanakan setiap bulan. Wija to Cerekang dalam bahasa lokal artinya generasi cerekang.

Menurut Ketua WTC, Usman Siabeng, kegiatan patroli memantau hutan adat di Cerekang merupakan kegiatan turun-temurun mengawasi hutan adat mereka. WTC merupakan wadah yang diformalkan bagi generasi muda Cerekang melaksanakan berbagai aktivitas adat dan pengembangan kreasi anak muda di cerekang termasuk mengambil peran patroli hutan secara rutin.

Wija to Cerekang punya sekretariat di Desa Manurung, Kecamatan Malili Luwu Timur. Di sekretariat di jalan poros menuju Kota Malili dari jalan trans Sulawesi inilah, WTC mengembangkan kreativitas. Kegiatan patroli hutan adat sekitar 600 ha ini diawali dari sekretariat ini, lalu menuju dermaga tambatan di Sungai Cerekang lalu menyusuri hutan adat. Para pemuda adat itu harus menginap di hutan karena tidak bisa mengelilingi hutan adat itu dalam satu hari.

Sesuai tradisi turun-temurun, hutan adat Cerekang, tidak bisa dimasuki, kalau tidak melalui ritual khusus dan atas izin pemangku adat. Karenanya, dalam patroli pun tidak sampai masuk ke dalam hutan. Kecuali ada kasus misalnya ada penebangan atau pencurian kayu di areal hutan adat.

Masyarakat adat Cerekang meyakini dengan menjaga hutan adat Cerekang secara turun temurun bisa menjaga keseimbangan alam dan melestarikan situs sejarah yang ada didalam hutan. Karena itu, hutan adat Cerekang tidak bisa dikelola untuk menjaga kelanjutan sumber penghidupan, termasuk sumber air dan fungsi keragaman hayati.

Dengan demikian, menurut Usman Seabeng, program pemantauan hutan dan peredaran kayu dilaksanakan JURnaL Celebes yang didukung Program FAO-EU FLEGT ini sejalan dengan pengawasan dan pemantauan hutan masyarakat adat Cerekang, yang sudah dilaksanakan turun-temurun. (adm)